More Links

Trip Ke Pabrik Kalbe Membuka Wawasan Teknologi dan Ekonomi Bagi Para Siswa

05 - 10 - 2016

Kunjungan para peserta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) ke pabrik Kalbe di Karawang, berlangsung lancar dan penuh makna. Hal itulah yang dirasakan para siswa tentang kunjungan singkat yang diagendakan sebagai wisata edukasi tersebut.

Senyum manis Maximina Melinda Laiyan, siswa SMA Negeri 2 Merauke, mengembang menceritakan pengalaman tersebut. "Menurut saya ini adalah perjalanan yang sangat membuka wawasan untuk saya. Bisa melihat langsung tentang produksi, alat-alat, dan gedungnya yang megah merupakan pengalaman yang baru dan mengesankan," jelas gadis yang ikut perlombaan di bidang Sosial dan Humanora.

Maximina sudah merangkai sejumlah cerita untuk dibagikan kepada adik kelas. "Saya ingin mereka tahu betapa banyaknya ilmu yang bisa kita dapat. Saya ingin membuang bangga daerah saya," cetus Maximina.

Meylia, siswa SMA Gembala Baik,Kalimantan Barat, tak kalah senangnya dengan pengalaman yang didapat. "Saya mendapat sejumlah ilmu baru dan acaranya menurut saya sama sekali tidak membosankan," terang Meylia.

Evellia Levina, siswa SMAN 1 Kudus melagukan hal senada. "Kami dikumpulkan diberikan pengarahan dan penjelasan soal pabriknya, yang menyenangkan kami bisa melihat langsung. Sangat menarik menurut saya," timpal Evellia.

Wakil Jawa Barat, Amyra Ikbar Putri Miftah mengatakan acara yang dirancang di hari pertama OPSI sukses membuatnya terpesona. Bukan saja mereka ia bisa melihat teknologi pabrik yang super canggih, Amyra mengatakan bisa mengambil banyak pengetahuan ekonomi dan bisnis di dalamnya."Sangat menawarkan banyak pelajaran berharga dan pengalaman itu bisa saya bagikan kepada adik kelas. OPSI benar-benar menyajikan acara yang menyenangkan dan kompetisi yang bermutu. Saya senang bisa lolos hingga ke tingkat nasional,"pungkas Amyra.


Komentar

  • erdima - 2016-12-07 08:31:59

    Lewat peringatan ini, perkenankan saya, atas nama Pemerintah menginginkan mengemukakan perkataan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya pada semua insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak didunia pendidikan serta pemangku kebutuhan lain atas semua ikhtiar, kepedulian serta perhatian yang didapatkan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan. Kita berdoa supaya beberapa tokoh serta pejuang pendidikan yang sudah mendahului kita peroleh tempat yang layak disisi-Nya serta kita semuanya yang sekarang ini peroleh amanah untuk mengelola pendidikan di beri kemampuan, kecerdasan, serta kesabaran dalam menyiapkan generasi hari esok yang tambah baik. Dalam peluang ini, saya menginginkan mengemukakan perkataan " Selamat Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2013 ". Mudah-mudahan semua ikhtiar kita untuk memajukan dunia pendidikan jadi makin berkwalitas serta akses pendidikan untuk rakyat Indonesia harga hp xiaomi keseluruhannya makin terbuka serta bisa selekasnya terwujud. Atas nama Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan, perkenankan saya mengemukakan permintaan maaf setulus-tulusnya atas masalah penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat th. pelajaran 2012/2013. Hal semacam ini mesti kita untuk jadikan pelajaran yang begitu bernilai dalam memberi service pendidikan pada orang-orang. Hadirin yang berbahagia, Seperti badan, supaya tahan pada beragam jenis penyakit, sebaiknya daya imunitasnya ditingkatkan, satu diantara upayanya yaitu lewat vaksinasi. Dalam perspektif sosial kemasyarakatan ada tiga penyakit sosial yang begitu besar efek negatifnya yakni (i) kemiskinan ; (ii) ketidaktahuan ; serta (iii) keterbelakangan beradaban. Bagaimana langkahnya menambah ketahanan (imunitas) sosial supaya terlepas dari ketiga jenis penyakit itu? Jawabannya yaitu pendidikan. Oleh karenanya, pendidikan bisa jadi vaksin sosial. Terkecuali sebagai vaksin sosial, pendidikan juga adalah elevator sosial agar bisa tingkatkan status sosial. Dua hal tersebut yang melatarbelakangi topik peringatan Hari Pendidikan Nasional th. ini, yakni " Tingkatkan Kwalitas serta Akses Berkeadilan ". Kita membutuhkan vaksin serta elevator sosial itu hingga kita terhindari dari tiga penyakit itu serta sekalian dapat tingkatkan status sosial.

  • rendi - 2016-11-23 01:59:25

    Kunjungan beberapa peserta Olimpiade Riset Siswa Indonesia (OPSI) ke pabrik Kalbe di Karawang, berjalan lancar serta penuh arti. Hal tersebut yang dirasa beberapa siswa mengenai kunjungan singkat yang diagendakan sebagai wisata edukasi itu. Senyum manis Maximina Melinda Laiyan, siswa SMA Negeri 2 Merauke, mengembang bercerita pengalaman itu. " Menurut saya ini yaitu perjalanan yang begitu buka wawasan buat saya. Dapat lihat segera mengenai produksi, alat-alat, serta gedungnya arti nama bayi yang megah adalah pengalaman yang baru serta mengesankan, " terang gadis yang turut perlombaan di bagian Sosial serta Humanora. Maximina telah merangkai beberapa narasi untuk diberikan pada adik kelas. " Saya menginginkan mereka ketahui begitu banyak pengetahuan yang dapat kita bisa. Saya menginginkan buang bangga daerah saya, " cetus Maximina. Meylia, siswa SMA Gembala Baik, Kalimantan Barat, tidak kalah sukanya dengan pengalaman yang didapat. " Saya memperoleh beberapa pengetahuan baru serta acaranya menurut saya sekalipun tak menjemukan, " jelas Meylia. Evellia Levina, siswa SMAN 1 Kudus melagukan hal seirama. " Kami dihimpun diberikan pengarahan serta keterangan masalah pabriknya, yang mengasyikkan kami dapat lihat segera. Begitu menarik menurut saya, " timpal Evellia. Wakil Jawa Barat, Amyra Ikbar Putri Miftah menyampaikan acara yang didesain di hari pertama OPSI berhasil membuatnya kagum. Bukanlah saja mereka ia dapat lihat tehnologi pabrik yang super mutakhir, Amyra menyampaikan dapat mengambil banyak pengetahuan ekonomi serta usaha di dalamnya. " Begitu tawarkan banyak pelajaran bernilai serta pengalaman itu dapat saya berikan pada adik kelas. OPSI betul-betul menghidangkan acara yang mengasyikkan serta pertandingan yang berkualitas. Saya suka dapat lolos sampai ke tingkat nasional, " pungkas Amyra.

Can't read the image? click here to refresh