More Links

PERENCANAAN PROGRAM PUSAT DAN DEKONSENTRASI SMA TAHUN 2017

26 - 12 - 2016

Menutup tahun 2016, Direktorat Pembinaan SMA, Subdit Program dan Evaluasi menyelenggarakan kegiatan bertajuk Perencanaan Program Pusat dan Dekonsentrasi SMA Tahun 2017. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 22 hingga 24 Desember 2016 ini berkaitan dengan telah terbitnya DIPA Tahun Anggaran 2017 sehingga perlu segera disusun Rencana Implementasi Program dan Kegiatan yang telah direncanakan oleh Direktorat Pembinaan SMA.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Pembinaan SMA, Purwadi Sutanto dan dihadiri oleh semua kepala Subdirektorat, yaitu Kasubdit Program dan Evaluasi, Suhadi, Kasubdit Kelembagaan, Sarana dan Prasarana, Harizal, Kasubdit Kurikulum, Eko Warisdiono, serta Kasubdit Peserta Didik, Suharlan. Setiap Subdit menyampaikan evaluasi program dan kegiatan tahun 2016.

Dalam sambutannya, Direktur Pembinaan SMA menjelaskan tujuan kegiatan adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program tahun 2016. Ia mengiingatkan agar masing-masing kegiatan perlu dievalusi agar dapat diketahui apa saja hambatan yang terjadi  sehingga diharapkan untuk tahun depan hal-hal tersebut dapat diminimalkan.  Selain itu, juga ditekankan pentingnya untuk mendorong guru agar dalam proses pembelajaran dapat mendorong siswa untuk menerapkan 4C, yaitu critical thinking, creativity communication, collaboration

Kasubdit Program dan Evaluasi menyampaikan tentang pencapaian target-target Subdit yang sudah sesuai dengan yang direncanakan dari awal tahun, yang meskipun terjadi perubahan akibat adanya efisiensi, target direktorat tidak berubah. Secara prinsip, tidak ada kendala berarti yang dihadapi Subdit Program dan Evaluasi, hanya perlu adanya peningkatan koordinasi agar lebih efisien dan tidak terjadi penumpukan laporan pertanggungjawaban. Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan, Sarana dan Prasarana, memaparkan angka-angka realisasi bantuan yang diberikan serta rencana percepatan pengadaan komputer dan penyaluran dana fisik lainnya agar tidak menumpuk di akhir tahun. 

Sesuai dengan mandatnya, Subdit Kurikulum telah mengimplementasi Kurikulum 2013 baik dari sisi pembelajaran maupun penilaian. Kasubdit menjelaskan, dari sisi pembelajaran, konsentrasinya adalah pada pelatihan dan pendampingan, sedangkan untuk penilaian konsentrasinya ada pada kegiatan implementasi penilaian dari panduan sampai pada penyusunan soal-soal.  Topik utama tahun ini adalah bagaimana mendorong sekolah untuk mengembangkan penilaian yang menggunakan higher order thinking skill. Pengembangan dari Kurikulum 2013 salah satu cirinya, selain 4C yang telah disebutkan di atas, adalah higher order thinking skill. Kendala yang dihadapi adalah dalam hal koordinasi, sebab dalam pelaksanaannya hal tersebut melibatkan banyak pihak dan paling berat adalah koordinasi dengan pihak sekolah, LPMP dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi. 

Kasubdit Peserta Didik menyampaikan, terkait dengan penguatan pendidikan karakter semua kegiatan sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, termasuk kegiatan pelibatan publik, sudah bekerja sama dengan LSM. KIP dan PIP sudah tercetak dan selesai kontrak pengiriman, kegiatan monev juga sudah berjalan. Saat ini semua buku pedoman sedang digodok dan diharapkan di bulan Januari 2017 sudah siap digunakan. 

Selanjutnya, kegiatan yang berlangsung di Hotel Sahira Bogor ini diisi dengan penyerahan dokumen DIPA 2017 oleh Direktur Pembinaan SMA kepada masing-masing  Kasubdit, untuk selanjutnya ditindak lanjuti oleh setiap Subdit dengan perancangan action plan. 


Komentar

  • -

Can't read the image? click here to refresh