Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Apresiasi Siswa Berpretasi ; Generasi Milineal Istimewa Indonesia

25

Sejak tahun 2002 telah dibina lebih dari 2500 siswa berbakat di semua lini kecerdasan melalui berbagai kegiatan kompetensi, kepramukaan, dan kepemimpinan di tingkat nasional. Diantaranya, terpilih menjadi duta-duta Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa diberbagai kompetisi internaional dalam bidang sains, penelitian, debat bahasa Inggris, kewirausahaan, kepemimpinan, dan pertukaran pelajar. Merekalah generasi milineal istimewa Indonesia yang tumbuh dengan potensi, bakat, dan prestasi.

 

Dalam rangka membina siswa SMA dan SMK berprestasi menjadi generasi cerdas, kompetitif dan berkarakter, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Siswa Berprestasi (ASB). Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan, curah gagasan, tukar pikiran di antara para siswa berprestasi tentang visi dan misi masa depan Indonesia serta peran mereka dalam mewujudkan eksistensi Indonesia di mata dunia. ASB 2018 berlangsung pada 13 - 16 Desember di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta dan diikuti lebih dari 500 siswa SMA dan SMK berprestasi di tingkat nasional maupun internasional dalam bidang sains, penelitian ilmiah, olahraga, seni budaya, bahasa, serta siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) berprestasi dari seluruh Indonesia.

Kamis (13/12), bertempat di puri agung Ballroom Sahid Jaya Hotel, kegiatan ASB 2018 dibuka secara resmi oleh Dirjen Dikdasmen Hamid Muhammad Ph.D didampingi Direktur Pembinaan SMA Purwadi Drs. Purwandi Sutanto beserta jajaran esselon di tingkat SMA dan SMK. Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan dengan seminar bersama KPK, Talkshow Inspiratif dari sejumlah tokoh, praktisi dan para alumni, tetapi juga pameran karya inovasi siswa, diskusi kelompok, pengenalan potensi diri, serta pelatihan desain thinking dan kolaboratif.

 

Direktur Pembinaan SMA, Drs. Purwadi Sutanto dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa berprestasi untuk bersilahturahmi, saling bertukar pengalaman, menambah wawasan dan gagasan serta mempertajam nilai kebangsaan. Ia menambahkan, selain ASB pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Rapat Kerja Nasional Pembinaan Kesiswaan SMA untuk melakukan koordinasi dan evaluasi serta menyusun program-program di masa mendatang. Para peserta rapat kerja ini diikuti oleh 170 lebih peserta yang terdiri dari para pejabat dinas pendidikan yang membidangi pembinaan peserta didik, para ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan wakasek bidang kesiswaan, guru BK/BP serta guru PPKN dari seluruh provinsi.

 

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad Ph.D menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang telah diraih para siswa baik di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan ini sangatlah penting diselenggarakan sebagai forum untuk mempertemukan talenta-talenta terbaik bangsa ini. "Kalianlah penerus estafet kepemimpinan negeri ini. Di tangan kalianlah Indonesia dibawa ke arah yang lebih baik di masa depan," jelasnya.

Hamid kembali mengingatkan tantangan di masa depan sangat berbeda dibandingkan tantangan yang ada saat ini. Para siswa diharapkan dapat menjadi agen-agen penopang daya saing bangsa yang handal dalam menghadapi era dimana kecerdasan buatan, bioscience, dan energi akan menentukan dunia. Untuk itu Ia meminta kepada para siswa untuk mengembangkan tiga karakter penting yang perlu dimiliki setiap siswa, yaitu Karakter Dasar; kejujuran dan integritas diri, Karakter Pengembangan Diri; disiplin, tepat waktu, kerja keras dan pantang menyerah, dan Karakter kebangsaan; nasionalisme dan toleransi. Ia juga mengajak para siswa berprestasi untuk terus mengembangkan kemampuan kompetensi yang dimiliki. Kemampuan berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi dan berkomunikasi adalah 4 kompetensi yang dibutuhkan memasuki era industri 4.0. "Kembangkan pula kemampuan literasi kalian. Jangan mudah terprovokasi dan menyebarkan hoax," tegasnya. 

 

Ia juga mengharapkan para peserta yang hadir dalam ajang ASB ini akan menjadi sumber inspirasi bagi teman-temannya untuk ikut berprestasi secara lebih luas. "Bayangkan jika setiap tahun kita bisa mencetak 500 siswa berprestasi tingkat internasional, hal ini akan mendorong dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya dan mereka akan menjadi kekuatan Indonesia di masa mendatang," tandas Hamid.

 

Teks & Foto : Potensi/Tim Publikasi Direktorat PSMA