Bahan materi Webminar Episode 5 - PHBS dan Episode 6 - PLS dapat diunduh di menu Dokumentasi/Arsip --> Bahan Materi

SMAN BALI MANDARA, MEMBANGUN CALON PEMIMPIN MASA DEPAN

20 Oktober 2015
Dilihat 611

 

Pulau Bali sudah sangat terkenal sebagai tujuan wisata dengan segala keindahan alamnya, yang menarik banyak turis baik domestik maupun dari manca negara. Namun demikian, tidak banyak yang tahu bahwa Provinsi Bali memiliki sebuah sekolah negeri unggulan yang dirintis oleh Pemerintah Provinsi sebagai upaya untuk  meningkatkan mutu pendidikan dan memberi kesempatan kepada siswa dari keluarga pra-sejahtera yang berpotensi menjadi pemimpin di masa mendatang. Sekolah tersebut bernama SMA Negeri Bali Mandara, yang terletak di Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

SMA Bali Mandara yang mulai berdiri pada tahun 2011 ini memiliki visi untuk menciptakan pemimpin masa depan yang cerdas dan berkarakter kuat. Sekolah unggulan ini merupakan sekolah bertaraf internasional yang menerima siswa dari keluarga kurang mampu.  Visi tersebut didukung dengan misi untuk membangun karakter, nilai-nilai moral,  kemampuan akademis dan  menumbuhkan  kesadaran terhadap persoalan lokal dan global, memupuk nilai-nilai kepemimpinan serta melayani masyarakat melalui program-program magang dan kewirausahaan.

Sistem seleksi untuk dapat diterima di sekolah ini sangat ketat dengan melalui beberapa tahapan, diawali dengan undangan SMA Bali Mandara kepada Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta di seluruh Provinsi Bali untuk menominasikan 10 siswa terbaik yang memenuhi persyaratan akademis dan berasal dari keluarga menengah ke bawah. Selanjutnya, dilakukan seleksi administrasi (paper-based), yaitu komite SMA Bali Mandara mempelajari setiap formulir yang diterima dan melakukan penilaian dengan melihat nilai akademik, karangan singkat, pernyataan pribadi, kondisi ekonomi dan keunikan siswa. Tahap berikutnya adalah tatap muka, para siswa terpilih akan mendapat undangan untuk mengikuti boot camp, yang dilaksanakan selama dua malam tiga hari.  Selama boot camp para siswa mengikuti berbagai ujian yang mencakup wawancara, evaluasi bakat, tes psikologi, tes dasar matematika serta Bahasa Inggris. Untuk memastikan bahwa calon siswa berasal dari keluarga pra-sejahtera, tahap terakhir dilakukan home visit  atau kunjungan langsung ke rumah siswa.

SMA yang dipimpin oleh Drs. I Nyoman Darta, M.Pd ini memiliki sarana belajar yang lengkap. Para siswa tinggal di dalam asrama yang dibagi menjadi sembilan house, dengan masing-masing house dipimpin oleh seorang guru yang berperan sebagai orangtua asuh yang memantau kegiatan siswa selama berada di asrama. Sesuai dengan tujuan untuk menjadi sekolah bertaraf internasional, SMA Bali Mandara menerapkan kurikulum standar nasional yang dipadukan dengan standar internasional, yaitu General Certificate of Secondary Education dari Universitas Cambridge. Dengan kurikulum tersebut siswa dapat memperoleh sertifikasi International General Certificate for Secondary Education (IGCSE) yang mendapat akreditasi dari The University of Cambridge International Examinations (CIE).  

Banyak siswa-siswi berprestasi yang dicetak oleh sekolah ini. Beberapa di antara mereka berhasil mengukir prestasi, baik di ajang nasional maupun internasional, seperti olimpiade sains serta berbagai lomba dan kontes. Sekolah ini memang menetapkan disiplin tinggi sehingga tidak mengherankan jika menghasilkan siswa- siswi yang berprestasi tinggi pula. Beberapa di antara lulusan sekolah ini mendapat beasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi di luar negeri. Agar siswa-siswi dapat melanjutkan studi selepas dari SMA, pihak sekolah  memiliki student support service untuk mendukung hal tersebut. “Karena semua siswa berasal dari keluarga kurang mampu, maka sekolah mencari cara bagaimana menyalurkan anak-anak setelah tamat agar dapat meneruskan ke universitas tetap dengan mendapatkan scholarship.  Jadi perlu dicarikan sekolah yang memberikan   beasiswa sampai ke luar negeri,” jelas Ni Luh Putu Indah Yuliani, M.Pd, Wakasek Humas SMKN Bali Mandara

Jadwal kegiatan sehari-hari di sekolah berasrama dengan 250 siswa ini memang cukup padat. Siswa-siswi bangun pagi pukul 4.45 untuk kemudian melakukan olahraga dan piket, dilanjutkan sarapan bersama. Selanjutnya, sebelum memulai pembelajaran, dilakukan meditasi transendental  dan silent reading. Kegiatan belajar berlangsung dari pukul 8.00 hingga 15.15, disusul dengan kegiatan ekstrakurikuler, seperti marching band, archery (panahan), dan masih banyak lagi. Setelah istirahat dan makan malam, pukul 19.00 siswa-siswi  biasanya melakukan belajar bersama, mengambil kelas tambahan atau bimbingan untuk pelajaran yang dirasa kurang dikuasai dengan baik.

Mulai tahun ajaran 2015 ini dibuka SMK Bali Mandara yang berada di area yang sama, yang sudah merekrut sebanyak 98  siswa. Ada tiga jurusan yang ditawarkan SMK ini, yaitu teknik komputer jaringan, teknik gambar bangunan dan teknik kendaraan ringan. Lalu apa yang membedakan SMK Bali Mandara ini dengan SMK lainnya?  “Yang membedakan adalah kompetensi pengayaan dari politeknik di semester lima,’ ungkap Ida Bagus Pawanasuta, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah SMK Bali Mandara.

Lulusan SMKN Bali Mandara ini diharapkan memiliki kualitas setara dengan lulusan Politeknik. “Untuk mencapai itu, manajemen sekolah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dalam menyelenggarakan pendidikan,” jelas Kepala SMAN Bali Mandara, I Nyoman Darta, M.Pd.

Ketersediaan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda ini diharapkan dapat membuka akses seluas-luasnya bagi sisa-siswi dari keluarga pra-sejahtera untuk mengenyam pendidikan dan dapat memutus rantai kemiskinan masyarakat Bali. Sebuah sekolah yang patut menjadi percontohan bagi provinsi-provinsi lain. (LJ)