Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 dapat diunduh Klik Disini

Stephanie Tanus : Sinden dari SMA Santa Ursula Jakarta

10 Desember 2015
Dilihat 302

Kalau sekilas melihat Stephanie Tanus, siswi yang duduk di kelas XI IPS SMA Santa Ursula Jakarta, tidak ada yang mengira jika siswi berkacamata ini jago menyinden. Siswi yang akrab disapa Tanus ini mengambil muatan lokal Gamelan di sekolah dan didaulat menjadi sindennya.

“Aku tuh, nggak punya darah Jawa, nggak mengerti bahasa Jawa, dan nggak bisa main gamelan sama sekali. Tapi ketika melihat gamelan di sekolah waktu kelas 10, langsung tertarik dan pengin ikutan. Karena pemain musik sudah penuh dipegang kakak kelas, akhirnya aku menjadi sinden. Hehehe…,” kata siswa kelahiran Jakarta, 31 Juli 1997 ini.

Berbekal pengalaman sebagai anggota choir sekolah, Stephanie mulai mempelajari lagu-lagu Jawa. Sampai akhirnya sang pelatih meminta ia dan timnya untuk mengikuti kompetisi gamelan pada tahun 2013 lalu.

“Kami ikut dua kategori, pelajar dan umum. Kalau pelajar, tentu saja saingannya anak sekolah. Sedangkan dalam kategori umum, kami berkompetisi dengan komunitas seni dan mahasiswa. Salah satunya tim mahasiswa IKJ (Institut Kesenian Jakarta). Deg-degan banget!” serunya antusias.

Dengan rasa percaya diri dan hasil latihan setiap hari Sabtu selama lebih dari tiga bulan, Tanus dan teman-temannya berhasil membawa pulang dua juara, yaitu juara 1 untuk tingkat pelajar dan juara Harapan 1 untuk tingkat umum.

Dalam ekstra kurikuler choir, Tanus dan teman-temannya berhasil membawa pulang juara umum kompetisi choir se-Jabodetabek yang diadakan salah satu universitas swasta di Jakarta. Selain pandai dalam menyanyi, Tanus juga pandai bermain piano dan biola. Bahkan Tanus belajar memainkan lagu-lagu Jaya Suprana dengan piano.

Siswa yang suka mengisi waktu senggang dengan menulis puisi dan membuat cerita fantasi fiksi ini berkeinginan untuk melanjutkan kuliah di salah satu universitas di Jerman mengambil jurusan Hubungan Internasional.

Peraih medali emas dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) dalam bidang IPS ketika duduk di kelas 8 SMP ini, berencana untuk mengikuti OSN kembali walaupun sempat tidak lolos seleksi ketika masih duduk di kelas XI kemarin.